Tinggalkan komentar

Oh CSSMoRA…



Seiring berhembus desir angin di relung kesepian
Terkadang kesibukan yg memegang kendali
Belajar menjadi prioritas
Organisasi menjadi tanggungan
Tugas menjadi acuan

Akankah ini semua menjadi beban
Ketika bayangan kesibukan menyelimuti
Yg kadangkala membingungkan
Terkadang sunyi
Terkadang bergemuruh di dalam jiwa
Sahabat…

Di mana permulaan yg membanggakan?
Di mana ikatan yg telah terbina ?
Akankah menjadi ukiran abadi
Atau hanya kenangan semata

Angin membisiki
diriku
Tuk menyampaikan salam rindu
Salam persahabatan
Salam ikatan jiwa
Sahabat,
Teringat diriku akan saat-saat bersama
Saat dalam canda tawa
Riang gembira
Tapi kini hanya menjadi mimpi dalam gelap malam gulita
Diriku terpaku dalam bayangan semu

Sahabat,
Saat hatiku gundah
Tiada lagi tempat berkeluh kesah
Kalian kini telah pergi
Tinggalkan aku sendiri
kalian berikan harapan dari ketidakpastian
kalian berikan kenangan dari sebuah kebersamaan

Sahabat..
Tidakkah kalian mengerti arti hadirnya kalian di sisiku
Ku ingin kalian tahu
Ku akan mengingatnya selalu
Masa sulit kita yang kini sudah lalu
Juga gembira dan suka cita terdahulu
Dimanapun kalian berada
Doaku akan kupanjatkan selalu
Sahabatku
Semoga kalian berbahagia
Meski telah lama kita tak bersua

Sahabat
Tersenyumlah dalam kasih untuk sahabatmu
Tertawa sejalan dengan hari yang indah
Bersama, bergandengan tangan melewati
Masa seleksi, matrikulasi, kaderisasi,
Menguji persahabatan di atas kerikil keegoisan
Sehingga membawa kita
Dalam indahnya makna persahabatan

Hai sahabat
Aku rasa aku telah merindu
Ketika bahagia saat bersamamu
Ketika kalian peduli akan tangisku
Ketika kita berjalan bersama
Mengejar semua mimpi-mimpi kita
Dan ketika ego kita terhempas
Oleh ragamnya masalah yg mendera

Tapi lupakanlah
Bila tangis kalian yang dulunya untukku
Bila tawa kalian adalah bagian hidupku
Aku sangat merindukan kalian
Bila dalam kenangan kalian aku dikatakan sebagai seorang sahabat
Dan untuk kasih yang kuanggap sebuah kesempurnaan
Janganlah munculkan arti penyesalan
Karena ini bukanlah akhir
Tapi sebuah jalan kenangan yang tak akan berakhir

Sahabat
Aku pamit
Seandainya nanti aku pergi meninggalkan kalian
Karena lika-liku masalah di kampus perjuangan
Yang sudah menghampiri diriku sejak di awal
Aku ingin kalian tetap tersenyum
Dan tak ingin derai penyesalan mengalir dari hati kalian
Dan kuharap persahabatan kita kan abadi selamanya

Mungkin
Waktu kan terus berlalu
Membawa buih-buih pergi menjauh
Dan manusia
Hanyalah butir pasir berserak di hamparan zaman
Yang mengikuti kemana angin takdir berhembus

Dan mungkin
Waktu melapukkan batu
Membuat besi menjadi karat
Mengubah dunia menjadi tidak seperti yang kita kira dan angankan
Walau sungguhpun waktu berkuasa
Persahabatan sejati
Takkan mudah pudar olehnya
Akan kenangan saat mimpi-mimpi bersemi semerbak
Dan akan kenangan saat mimpi-mimpi terhempas berkeping di jalan berlubang kehidupan
Dan kau ada disana sebagai sahabat yang memahami segala keluh kesah
Atas kebaikan yang mungkin tidak kau sadari
Oleh sekedar canda yang membuat hidup ini lebih memiliki arti
Menjauhkan rasa nyeri sedari

Dan sahabat
Jika apa yang kita miliki memang persahabatan yang tulus
Maka ada tali silaturrahmi yang mesti kita jaga
Walau jarak merenggangkan ikatan
Dan harapan-harapan membawa kita berlayar ke negeri-negeri asing
Ketahuilah
Bahwa ada sahabat yang akan membantumu
Jika engkau membutuhkannya

Anggaplah ini sebuah kado
Kado ini tak lebih berharga ketimbang kebaikan yg kuterima selama ini
Hanya sekeping tanda mata
Hanya goresan ingatan agar kau tak lupa
Bahwa ada…
Ada bahagia untuk jadi bagian keluarga CSSMORA

Meski sekarang hanya kata yang kumiliki
Namun semuanya akan kuberikan untukmu
ANGKATANKU
KELUARGAKU
CSSMORAKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: